Sentra HaKI
» halaman depan
lihat situs sponsor
ARTIKEL HaKI REGULASI KEGIATAN
SITUS FORUM e-DATA KONTAK

Kamis, 19 Oktober 2017  
 
 

Hak atas Kekayaan Ilmiah :
» daftar fenomena

50 Motif Batik Indramayu Miliki Hak Cipta
ded

INDRAMAYU - Gebrakan baru kembali dilakukan Pemerintah Kabupaten (pemkab) Indramayu dengan mendaftarkan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI) atau hak cipta motif batik Indramayu.

Langkah ini merupakan terobosan baru dan bisa dibilang merupakan yang pertama terjadi di Indonesia. Pasalnya, motif batik tradisional Indonesia yang tidak diketahui lagi penciptanya dan sudah menjadi milik masyarakat (public domain) didaftarkan ke Ditjen HaKI Departemen Kehakiman guna mendapatkan perlindungan hukum.

Penyerahan Sertifikat HaKI 50 motif batik Indramayu disampaikan oleh Dirjen Industri dan Dagang Kecil Menengah (IDKM) pada Departemen Perindustrian dan Perdagangan, Zaenal Arifin, kepada Bupati Indramayu H Irianto MS Syafiuddin, kemarin.

Zaenal Arifin kepada Republika mengatakan, pendaftaran hak cipta 50 motif batik Indramayu memang sangat diperlukan dalam rangka melindungi motif batik Indramayu dari kemungkinan peniruan dan pembajakan dari pihak lain yang merugikan.

"Selain melindungi dari kemungkinan pembajakan, pendaftaran hak cipta ini juga akan memberikan manfaat ekonomi," katanya menjelaskan.

Dengan terdaftarnya ke-50 motif tersebut, kata Zaenal, pemkab dan masyarakat Indramayu dapat memberikan izin kepada pihak lain untuk menggunakan motif batik Indramayu. Imbalan atas izin ini, kata dia, berupa fee sesuai kesepakatan. "Penghasilan dari fee ini sudah tentu bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat Indramayu," katanya.

Sementara Bupati Indramayu, H Irianto MS Syafiuddin, mengatakan, pendaftaran hak cipta terhadap motif batik Indramayu ini merupakan upaya melindungi budaya serta hasil kreativitas masyarakat Indramayu. Di samping itu, katanya menambahkan, hal tersebut juga diharapkan bisa memberikan dampak di bidang ekonomi berupa meningkatnya kesejahteraan rakyat.

"Percuma saja kita memiliki kekayaan berupa kerajinan batik kalau ternyata tidak mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat. Dengan pendaftaran hak cipta inilah diharapkan akan bisa memberikan banyak manfaat," kata Irianto menandaskan.

Motif batik yang mendapatkan perlindungan hak cipta di antara motif wadasan, iwak ketong, parang rusak, dan jenis lainnya.

Sumber : Republika (6 April 2004)

» kirim ke teman
» versi cetak
revisi terakhir : 18 Desember 2004

 
LIPI

MAILING-LIST

daftar keluar




BERITAHU TEMAN



 
  » Penghargaan
  » Cara link
  » Mengenai kami
 
AKSES PENGELOLA

  username :
 
  password :
 

 
 
  Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2017 LIPI