Sentra HaKI
» halaman depan
lihat situs sponsor
ARTIKEL HaKI REGULASI KEGIATAN
SITUS FORUM e-DATA KONTAK

Kamis, 24 Agustus 2017  
 
 

Hak atas Kekayaan Ilmiah :
» daftar fenomena

Menyusul Diberikannya 50 Sertifikat oleh Dinas KUKM Jabar : 400 UKM akan Segera Dapat Sertifikat Halal
A-56

Sebagai upaya akselerasi peran koperasi dan usaha kecil menengah (KUKM) di Jawa Barat, Dinas KUKM Provinsi Jawa Barat memberikan 50 sertifikat halal kepada UKM yang bergerak di bidang usaha olahan. Untuk tahun depan, 400 UKM siap diajukan untuk mendapatkan sertifikat halal, dan 100 lainnya untuk mendapatkan hak atas kekayaan intelektual (HAKI) yang di dalamnya termasuk hak cipta, merk, dan paten.

Kepala Dinas KUKM Jabar Drs. H. Mustopa Djamaludin, M.Si. menyerahkan sertifikat halal tersebut pada acara Sosialisasi Lelang Komoditas Agro oleh Koperasi Terakreditasi dan Rencana Pembentukan Pusat Distribusi Produk KUKM Jawa Barat di Ruang Bung Hatta, Dinas KUKM Provinsi Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta Bandung, Selasa (2/11).

Sertifikat halal itu diterbitkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat atas usulan Dinas KUKM Jawa Barat. Sebelum mendapatkan sertifikat tersebut, calon penerima sertifikat diberi penyuluhan dari Dinas Kesehatan, untuk mendapat sertifikat penyuluhan.

Langkah selanjunya, tim dari MUI Jabar memberikan penyuluhan mengenai kehalalan sebuah produk. Jika tim MUI sudah melakukan survei dan meneliti produk yang dihasilkan UKM, diadakan rapat dan akhirnya terbit sertifikal halal tersebut. Setelah itu, UKM berhak menempelkan label halal pada produknya.

Untuk HAKI, Dinas KUKM Provinsi Jawa Barat, mengajukannya kepada Kanwil Kehakiman dan HAM di Bandung, dengan proses yang hampir sama dengan sertifikasi halal.

Menurut Mustopa, tuntutan pasar terutama terhadap usaha di bidang kosmetik, makanan dan obat, antara lain terpenuhinya sejumlah persyaratan berupa sertifikat halal dan HAKI. Keduanya merupakan syarat minimum yang perlu dimiliki UKM dan tidak bisa dihindari.

Karena itu, dalam akselerasi peran KUKM di Jawa Barat, Dinas KUKM, terus mendorong dan memberikan fasilitasi kepada KUKM. Dengan demikian KUKM diharapkan mampu berdaya saing di pasar lokal maupun regional, nasional, dan dunia internasional.

"Meskipun untuk mendapatkan HAKI maupun sertifikat halal relatif lama, bisa lebih dari satu tahun, tetapi Dinas KUKM Jabar akan berupaya semaksimal mungkin agar UKM bisa mencapai kedua persyaratan tadi sehingga UKM menjadi tangguh dan punya daya saing," harapnya.

Hal lain yang perlu diperhatikan UKM dalam upaya memenangkan persaingan adalah masalah pengemasan produk dan tampilan produk. Jika hal ini dipahami pelaku UKM, calon pembeli akan tertarik lalu timbul sebuah transaksi.

Penyerahan sertifikat halal tersebut, disambut suka cita oleh 50 UKM yang menerima sertifikat tersebut. Umumnya mereka merasa percaya diri dapat lebih mengembangkan usahanya di pasar lokal, regional, nasional, maupun internasional.

"Sertifikat halal ini sangat membantu dalam kelembagaan usaha. Lagipula penduduk Indonesia kebanyakan muslim, sehingga sertifkat halal ini sangat dinantikan," ujar salah seorang pengusaha di Kabupaten Bogor.

Sumber : Pikiran Rakyat (4 Nopember 2004)

» kirim ke teman
» versi cetak
revisi terakhir : 11 April 2005

 
LIPI

MAILING-LIST

daftar keluar




BERITAHU TEMAN



 
  » Penghargaan
  » Cara link
  » Mengenai kami
 
AKSES PENGELOLA

  username :
 
  password :
 

 
 
  Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2017 LIPI