Sentra HaKI
» halaman depan
lihat situs sponsor
ARTIKEL HaKI REGULASI KEGIATAN
SITUS FORUM e-DATA KONTAK

Selasa, 27 Juni 2017  
 
 

Hak atas Kekayaan Ilmiah :
» daftar fenomena

Minuman Lidah Buaya Minuman Ratu dan Raja
Ika

Sejak dahulu, masyarakat luas mengenal Aloe Vera (lidah buaya) berkhasiat menyuburkan rambut. Sebetulnya, manfaat lidah buaya tak hanya untuk kesuburan rambut. Menurut Dra Erlin Nurtiyani MSi, peneliti dan dosen dari FMIPA Universitas Indonesia, di dalam daging Aloe Vera terdapat 200 kandungan berbeda yang sangat berguna bagi manusia. Sebagian mempunyai efek laksatif yang kuat dan ada pula yang bereaksi terhadap alergi.

Erlin menyebutkan, manfaat lidah buaya sudah dibuktikan sejak empat ribu tahun lampau. Konon, Ratu Cleopatra dan Raja Aleksander Agung pun sering mengonsumsi minuman lidah buaya. "Minuman lidah buaya merupakan minuman eksklusif ratu dan raja," katanya. Begitu hebatnya khasiat lidah buaya, sehingga tumbuhan yang tepian daunnya berduri serta berdaging lembut itu sering disebut 'Tanaman Ajaib yang Serba Guna'.

Erlin, bersama dengan Departemen Biologi FMIPA-UI, telah menghabiskan waktu tak kurang dari tiga tahun untuk meneliti khasiat lidah buaya. Ia berhasil menemukan minuman kesehatan terbuat dari lidah buaya, yang diberi merek dagang Kavera. Produk ini telah mendapatkan paten nomor ID 0 000 429 S dari Ditjen HAKI. Hasil penelitian ini kemudian diproduksi dan dipasarkan kepada masyarakat oleh PT Kavera Biotech, Jakarta. "Kavera adalah minuman kesehatan yang mengandung antara lain vitamin, asam amino, mineral, polisakarida, dan MPS (Muco Poli Sakarida) yang sangat bermanfaat bagi tubuh," kata Erlin saat dijumpai di pabrik Kavera, Laboratorium Parangtopo, Kampus Baru UI, Depok, Jawa Barat.

Proses pembuatan dari daging lidah buaya sampai jadi minuman lidah buaya memerlukan waktu sepuluh hari. "Dari satu ton daging lidah buaya bisa dibuat 300 kg minuman lidah buaya. Jadi, 70 persen lainnya merupakan limbah yang sebetulnya bisa diolah menjadi berbagai macam produk makanan maupun kesehatan dan kecantikan," ujar Erlin yang dipercaya sebagai kepala cabang PT Kavera Biotech.

Erlin menambahkan, hasil penelitian menunjukkan, setiap 50 gram daging lidah buaya yang terdapat di dalam kemasan Kavera mengandung 150 mg MPS. MPS memiliki aneka kegunaan bagi manusia, antara lain menghaluskan kulit, mencegah kerontokan rambut, mengatasi susah buang air besar, melancarkan saluran pencernaan, meringankan wasir, mencegah panas dalam, dan meredakan batuk rejan. "Kavera juga bermanfaat untuk membantu kelancaran haid, membantu penyembuhan kanker, mengurangi gejala penyakit jantung, dan mencegah komplikasi pada penderita diabetes dan kolesterol," paparnya.

Direktur Pemasaran PT Kavera Biotech, Ir Orba MBA mengatakan Kavera sudah dipasarkan melalui berbagai jaringan toko modern, seperti Giant, Hari-hari, Tip Top, Yogya, dan Sabar Subur. Produk Kavera juga dijual melalui jaringan MLM, antara lain MQNet.

Saat ini, Kavera sudah didistribusikan ke Jabotabek, Yogyakarta, Medan, Pekanbaru, Batam, Palembang, hingga Kalimantan. "Untuk pemasaran ke luar negeri, kami menggandeng jaringan hipermarket halal, Foodland, dan menggunakan merek dagang Foodland Caravan. Pasar yang kami incar terutama Amerika Serikat, Kanada, dan Timur Tengah," kata Orba.

Sumber : Republika (25 April 2005)

» kirim ke teman
» versi cetak
revisi terakhir : 24 Mei 2005

 
LIPI

MAILING-LIST

daftar keluar




BERITAHU TEMAN



 
  » Penghargaan
  » Cara link
  » Mengenai kami
 
AKSES PENGELOLA

  username :
 
  password :
 

 
 
  Dikelola oleh TGJ LIPI Hak Cipta © 2000-2017 LIPI